Warung Bebas

Wednesday, 30 November 2011

Penyebab ASI Tidak Keluar

Penyebab ASI Tidak Keluar
Setelah postingan kemarin yang terakhir yang berkutat kembali mengenai asuhan keperawatan yaitu Askep Kateterisasi ( Koronary Angiografi ) maka hari ini mengawali Bulan Desember 2011 kita akan kembali memposting kesehatan ibu yaitu mengenai Penyebab ASI Tidak Keluar.Postingan ini adalah request salah seorang sobat blogger.

Pada beberapa ibu yang dalam masa menyusui terkadang Air Susu Ibunya tidak bisa keluar atau pun berproduksi.Dalam keadaan normal produksi ASI di pengaruhi beberapa faktor, diantaranya adalah faktor Fisik dan Psikologis.Bila kedua faktor tersebut tidak terpenuhi dengan baik atau pun mengalami hambatan dan gangguan maka ASI tidak keluar.

Penyebab ASI tidak keluar, mengapa ASI tidak keluar, Produksi ASI

Faktor fisik terutama mengenai :
  • Asupan Gizi Ibu yang mencukupi, seimbang, dan sehat.
  • Faktor kesehatan ibu juga memegang peranan penting dalam menunjang produksi ASI yang cukup, termasuk dalam hal ini adalah faktor hormonal dan istirahat yang cukup.

Faktor Psikologis meliputi perasaan :
  • Nyaman
  • Yakin
  • Berpikiran positif
Dengan ketiga hal tersebut Insya Allah produksi ASI akan lancar.

Satu hal yang tidak kalah penting dalam hal ini adalah faktor dukungan dari sekitar dan orang yang terdekat, yaitu suami dan anggota keluarga lainnya.Begitu pula dukungan dari lingkungan pekerjaan tempat bekerja sang ibu bila sang ibu tersebut bekerja misalnya seperti tersedianya ruangan khusus untuk memerah ASI, lemari es untk menyimpan ASI perah dan sebagainya.

Dukungan postif akan lebih membuat ibu merasa nyaman dan yakin akan pilihannya dalam memberikan ASI seoptimal mungkin.Dengan demikian, produksi ASI akan sangat mencukupi untuk si buah hati.

Demikian yang sedikit sobat dan terima kasih telah membaca artikel penyebab ASI tidak keluar. Semoga artikel Penyebab ASI Tidak Keluar ini bisa berguna serta bermanfaat.

Friday, 25 November 2011

Askep Kateterisasi ( Koronary Angiografi )

Askep Kateterisasi ( Koronary Angiografi )

Setelah postingan kemarin mengenai Rindu Pemimpin Sehebat Umar bin Khattab ra maka kembali kepada tema blog ini yaitu mengenai asuhan keperawatan kateterisasi atau koronary angiografi.Biar ada refresing kembali serta review...

A. Pengertian
Angiografi adalah tehnik untuk pemberian zat kontras ke arteri koroner dengan kateter judgkin kanan / kiri.Sedangkan berdasarkan istilah coronary angiography adalah sebuah prosedur diagnostik invasif,dimana akan didapatkan hasil kelainan dari pembuluh darah arteri koroner,baik prosentase penyempitan lumen, letak penyempitan jumlah pembuluh darah yang menyempit, kondisi penyempitan ( panjang/tidak ), besar atau kecil pembuluh darah, ada atau tidaknya kolateral dan fungsi ventrikel kiri akan diketahui.
Tingkat kebenaran atau keakuratan dari diagnostik coronary angiography ini mendekati 100%, maka diharapkan hasil dari pemeriksaan ini dapat diberikan terapi yang sesuai atau tepat.

B. Indikasi
  1. Penyakit koroner yang sudah diketahui atau diduga ,berupa : serangan angina baru, angina tidak stabil, evaluasi sebelum operasi yang besar, iskemia tidak tampak, treadmill positif, nyeri dada atipikal atau spasme koroner
  2. Infark Miokard : angina tak stabil post infark, gagal trombolisis, shock, komplikasi mekanik ( VSD, ruptur dinding/otot papilaris )

C. Kontraindikasi

A. Relatif
  1. Penyakit gagal jantung kongestif tidak terkontrol, hipertensi,aritmia
  2. Penyakit pembuluh darah yang kurang dari 1 bulan
  3. Infeksi demam
  4. Elektrolit tidak seimbang
  5. Perdarahan gastrointestinal akut atau anemia
  6. Kehamilan
  7. Antikoagulasi ( atau diketahui perdarahan akut tidak terkontrol )
  8. Pasien tidak kooperatif
  9. Keracunan obat ( seperti digitalis,phennothizine )
  10. Gagal ginjal

B. Mutlak
  1. Tidak cukup perlengkapan atau fasilitas kateterisasi


asuhan keperawatan kateterisasi, Askep Koronary Angiografi


D.  Komplikasi
Hal yang mungkin terjadi akibat dilakukannya coronary angiography yaitu

A. Mayor
  • Tromboemboli
  • Infark miokard
  • Alergi berat terhadap zat kontras : spasme laring, bronkus hipotensi berat atau henti jantung
  • Aritmia berat seperti : fibrilasi ventrikel
  • Kematian

B. Minor
  • Aritmia seperti : bradikardia sinus,ekstrasistol takikardia ventrikel atau ventrikel takikardia
  • Alergi ringan
  • Perdarahan,hematom,atau infeksi tempat penusukan
  • Edema Paru
  • Komplikasi jarang : ruptur pembuluh darah,kateter melilit,kateter putus,perforasi arteri koroner

E.  Diagnosa Keperawatan yang Mungkin Timbul

A. Pre Kateterisasi
  1. Nyeri dada berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen miokard
  2. Takut, cemas berhubungan dengan ketidak tahuan tindakan kateterisasi


B. Post Kateterisasi
  1. Resiko tinggi penurunan curah jantung berhubungan dengan penurunan kontraktilitas jantung,perubahan irama jantung
  2. Nyeri dada berhubungan dengan iskemia miokard,spasme dan emboli
  3. Resiko tinggi perubahan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan gangguan sirkulasi akibat emboli,trombus,dan hematoma
  4. Keterbatasan aktifitas berhubungan dengan luka daerah tusukan

Terima kasih sahabat telah membaca artikel mengenai Askep Kateterisasi ( Koronary Angiografi ). Semoga artikel Askep Kateterisasi ( Koronary Angiografi ) ini bisa berguna serta bermanfaat.

Tuesday, 22 November 2011

Rindu Pemimpin Sehebat Umar bin Khattab ra

Rindu Pemimpin Sehebat Umar bin Khattab ra

Sebagai sebuah agama, Islam rutin memproduksi tokoh dan ulama besar.Mereka dicintai rakyat, dikagumi kecerdasannya dan kepemimpinannya diabadikan sejarah.Goresan pena banyak menuliskan keteladanan, kezuhudan, dan gerakan perjuangan yang indah.Jadilah, dunia dipaksa mengakui indahnya pesoa Islam dan deretan kesuksesannya.

Salah satu pahlawan Islam adalah Umar bin Khattab ra.Seorang pemabuk dan rajin membunuh anak perempuan ketika masa jahiliyah.Sosok keras kepala, penuh ketegasan dan keberanian.Tapi dibalik semuanya, dirinya menyimpan sifat yang lemah lembut.
Ketika itu dirinya bermaksud menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk membuat perhitungan.Ditengah perjalanan, seorang sahabat mencegahnya dan memintanya dirinya pulang.Sebab, adik perempuan Umar diketahui sudah memeluk agama Islam.

Mendengar perkataan itu, umar marah mendengarnya.Dia pulang ke rumah dan menjumpai adik perempuannya yang ketakutan melihat kedatangan kakaknya.Umar berusaha mengetahui apa yang disembunyikan adiknya.Terjadi pertengkaran, tangan Umar menampar adiknya sampai berdarah.

rindu pemimpin sehebat Umar bin Khattab ra, artikel Islami sehat kita semua

Kericuhan itu tidak lama berlangsung.Umar sadar telah melakukan kesalahan besar yang tidak pantas dilakukan seorang lelaki.Dia akhirnya menuruti keinginan adiknya berwudhu.Lantunan surat Thoha menyentuh relung kalbu keimanan Umar.Sejak saat itu, dirinya resmi masuk Islam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadiahi gelar “Al-Faruq” (sang pembeda).Allah telah menempatkan kebenaran pada lisan dan hati Umar.Dialah mampu memberdakan yang hak dan yang batil.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, al-Hakim )

Kepemimpinan Umar

Dalam sejarah Islam, Umar bin Khattab menjadi Khalifah kedua pasca kematian salah satu sahabat terbaik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar r.a “sang manusia jujur”.Umar bin Khattab ketika diangkat sebagai pemimpin mengucapkan pidato fenomenal yaitu : “ Hai umat Muhammad ! Saya telah diangkat sebagai pemimpin kalian.Seandainya tidaklah didorong oleh harapam bahwa saya menjadi orang yang terbaik diantara kalian, orang yang terkuat bagi kalian, dan orang yang paling teguh mengurusi urusan-urusan kalian, tidaklah saya menerima jabatan ini.Sungguh berat bagi Umar, menunggu datangnya saat perhitungan.”

Memimpin di mata Umar bagaikan seorang pelayan yang siap dalam kondisi apa pun melayani kebutuhan rakyat.Pernah suatu kali dalam perjalanan keliling kota, Umar mendapati percakapan seorang ibu yang sedang memasak sesuatu untuk anaknya.Sang anak yang lapar berkata “Bu, sudah matang belum.Perutku lapar.”Penuh kelembutan seorang ibu, dirinya menjawab “Sabar ya nak, mudah-mudahan sebentar lagi matang.”

Umar mendekati sang ibu alangkah terkejut dirinya melihat apa yang dimasak sang ibu.Sebuah batu dimasak tanpa kejelasan entah sampai kapan akan matang.”Sungguh terlalu aku sebagai kalifah membiarkan rakyat kelaparan.” Ujar hati nuraninya.
Hatinya terusik.Seketika umar meminta sang ibu menunggu dirinya mengambil makanan.Setelah menunggu cukup lama, Umar datang memanggul sendiri sekarung tepung dan gandum dan makanan lainnya.

Point Pentingnya...
Kita sekarang menunggu manusia sekualitas Umar dalam memimpin bangsa yang dilanda kekisruhan moralitas dan krisi multidimensi.Bangsa (Indonesia) yang dulu dibanggakan dunia.Mayoritas Islam dan dikenal karena keramahannya.Sekarang Indonesia sedang sakit, diserang berbagi paham yang merusak dan meminggirkan Islam dalam berbagai sendi kehidupan.

Sekarang satu yang pasti, masyarakat Indonesia tidak boleh berhenti berharap.Percayalah harapan itu masih ada, kesempatan menyadarkan pemimpin jangan sampai tergerus.Allah akan memberikan berjuta pahala kepada hamba yang mau berjuang menyadarkan pemimpinnya.

Sumber : Islamedia

Terima kasih sahabat telah membaca artikel mengenai rindu pemimpin sehebat Umar bin Khattab ra. Semoga artikel rindu pemimpin sehebat Umar bin Khattab ra ini bisa berguna serta bermanfaat.

Tuesday, 15 November 2011

AsKep Gagal Jantung Kongestif / CHF

AsKep Gagal Jantung Kongestif / CHF.Setelah memposting tentang Page Rank Google Update maka kita kembali kepada postingan tentang asuhan keperawatan lagi ya sobat yaitu AsKep Gagal Jantung Kongestif / CHF .Masih sekitar permasalahan penyakit jantung juga kok sob.Silakan menyimak sahabat Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Gagal Jantung Kongestif / CHF


A. Pengertian
Gagal jantung kongestif adalah keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah secukupnya dalam memenuhi kebutuhan sirkulasi badan untuk keperluan metabolisme jaringan tubuh pada keadaan tertentu,sedangkan tekanan pengisian ke dalam jantung masih cukup tinggi.


B. Patofisiologi
Setiap hambatan pada aliran ( forward flow ) dalam sirkulasi akan menimbulkan bendungan pada arah berlawanan dengan aliran ( backward congestion ).Hambatan pengaliran ( forward failure ) akan menimbulkan adanya gejala backward failure dalam sirkulasi aliran darah.Mekanisme kompensasi jantung pada kegagalan jantung adalah upaya untuk mempertahankan peredaran darah dalam memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan.

Mekanisme kompensasi yang terjadi pada gagal jantung adalah : dilatasi ventrikel, hipertrofi ventrikel, kenaikan rangsang simpatis berupa takikardi dan vasokontriksi perifer, peninggian kadar katekolamin plasma, retensi garam dan cairan badan dan peningkatan ekstraksi oksigen oleh jaringan.Bila jantung bagian kanan dan bagian kiri bersama-sama dalam keadaan gagal akibat gangguan aliran darah dan adanya bendungan,maka akan tampak tanda dan gejala gagal jantung pada sirkulasi sistemik dan sirkulasi paru.Keadaan ini disebut Gagal Jantung Kongestif / CHF.Skema berikut menjelaskan terjadinya gagal jantung,sehingga menimbulkan manifestasi klinik dan masalah keperawatan.


C. Etiologi

1. Penyebab gagal jantung dikelompokkan sebagai berikut :
  • Disfungsi miocard ( kegagalan miocardial )
  • Beban tekanan berlebihan – pembebanan sistolik ( sistolik overload )
  • Beban volume berlebihan – pembebanan distolik ( distolik overload )
  • Peningkatan kebutuhan metabolik – peningkatan kebutuhan yang berlebihan ( demand overload )
  • Gangguan pengisian ( hambatan input )
2. Pencetus dari CHF adalah :
  • Hipertensi, infark, emboli paru, infeksi, aritmia, anemia, febris, stress emosional, kehamilan / persalinan, pemberian transfusi/infus


asuhan keperawatan pasien dengan Gagal Jantung Kongestif, asuhan keperawatan CHF


D. Tanda dan Gejala 

Gejala dan tanda yang timbul pada gagal jantung bergantung pada sisi yang mengalami gangguan.Gejala pada “ Forward Failure “ disebabkan oleh penurunan curah jantung.Sedangkan gejala pada “ Backward Forward “ berhubungan dengan kegagalan vetrikel dalam pengosongan sempurna yang menyebabkan gangguan aliran darah.
Pada gagal jantung kiri terjadi penurunan kemampuan pengosongan ventrikel kiri yang menyebabkan penurunan perfusi sistemik serta penumpukan darah di atriumkiri dan pembuluh pulmnal.Bendungan di pulmonal menyebabkan edema paru dengan gejala : takipnea,dyspnea,bunyi nafas abnormal.Pada gagal jantung kanan,efek penurunan fungsi ventrikel kanan terjadi penahanan darah di atrium kanan yang dapat menyebabkan bendungan vena sistemik,yang di manifestasikan edema perifer dan gejala disfungsi dan pembesaran organ.


E. Pemeriksaan Penunjang

1. Laboratorium
Tidak ada pemeriksaan khusus yang dapat menegakkan diagnosis gagal jantung ( T.Santoso,Gagal Jantung 1989 ).Pemeriksaan laboratorium dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana gagal jantung telah mengganggu fungsi-fungsi organ lain seperti : hati,ginja dan lain-lain.
2. Radiologi
  • Bayangan hili paru yang tebal dan melebar, kepadatan makin ke pinggir berkurang
  • Lapangan paru bercak-bercak karena edema paru
  • Distensi vena paru
  • Hidrothorak
  • Pembesaran jantung,cardio-thoragic ratio meningkat
3. EKG
Dapat ditemukan kelainan primer jantung ( iskemik,hipertrofi ventrikel,gangguan irama ) dan tanda-tanda faktor pencetus akut ( infark miocard, emboli paru )
4. Ekokardiografi
Untuk deteksi gangguan fungsional serta anatomis yang menjadi penyebab gagal jantung
5. Kateterisasi Jantung
Pada gagal jantung kiri didapatkan ( LVEDP ) 10 mmHg atau Pulmonary Arterial Wedge Pressure > 12 mmHg dalam keadaan istirahat.Curah jantung lebih rendah dari 2,7 lt/mnt/m2 luas permukaan tubuh


F. Penatalaksanaan 
Menurut prioritas terbagi atas 4 kategori :

1. Memperbaiki kontraksi miocard/perfusi sistemik
  • Istirahat total/tirah baring dalam posisi semi fowler
  • Memberikan terapi oksigen sesuai dengan kebutuhan
  • Memberikan terapi medik : digitalis untuk memperkuat kontraksi otot jantung

2. Menurunkan volume cairan yang berlebihan
  • Memberikan terapi medik : diuretik untuk mengurangi cairan di jaringan
  • Mecatat intake dan output
  • Menimbang berat badan
  • Retriksi garam/diet rendah garam

3. Mencegah terjadinya komplikasi Post OP
  • Mengatur jadwal mobilisasi secara bertahap sesuai dengan keadaan klien
  • Mencegah terjadinya immobilisasi akibat tirah baring
  • Merubah posisi tidur
  • Memperhatikan efek samping pemberian medika mentosa : keracunan digitalis
  • Memeriksa atau memonitor EKG

4. Pengobatan pembedahan ( Komisurotomi )
Hanya pada regurgitasi aorta akibat infeksi aorta,reparasi katup aorta dapat dipertimbangkan.Sedangkan pada regurgitasi aorta akibat penyakit lainnya umumnya harus diganti dengan katup artifisial.Indikasi pada keluhan sesak nafas yang tidak dapat diatasi dengan pengobatan symtomatik.Bla ekhokardiografi menunjukkan sistole ventrikel kiri 55 mm.

5. Pendidikan kesehatan yang menyangkut penyakit, prognosis, obat-obatan serta pencegahan kekambuhan
  • Menjelaskan tentang perjalanan penyakit dan prognosisnya
  • Menjelaskan tentang kegunaan obat-obatan yang digunakan, serta memberikan jadwal pemberian obat
  • Merubah gaya hidup / kebiasaan yang salah : merokok, stress, kerja berat, minum alkohol, makanan tinggi lemak dan kolesterol
  • Menjelaskan tentang tanda-tanda serta gejala yang menyokong terjadinya gagal jantung,terutama yang berhubungan dengan kelelahan, lekas capai, berdebar-debar, sesak nafas, anoreksia, keringat dingin
  • Menganjurkan untuk kontrol secara teratur walaupun tanpa gejala
  • Memberikan dukungan mental sehingga klien dapat menerima dirinya secara nyata/realitas akan dirinya baik

G. Pengkajian ( Pengkajian Fokus )

1. Aktifitas dan istirahat
  • Adanya kelelahan / exhaustion,insomnia,letargi,kurang istirahat
  • Sakit dada, dispnea pada saat istirahat atau saat beraktivitas
2. Sirkulasi
  • Riwayat hipertensi, kelainan katup, bedah jantung, endokarditis, anemia, septik syok, bengkak pada kaki, asites, takikardia
  • Disritmia, atrial fibrilasi, prematur ventrikular contraction
  • Bunyi S3 gallop,adanya bunyi CA, adanya sistolik atau diastolik, murmur, peningkatan JVP
  • Adanya nyeri dada, sianosis, pucat, ronchi, hepatomegali
3. Status mental
  • Cemas, ketakutan, gelisah, marah, iritabel / peka
  • Stress sehubungan dengan penyakitnya, sosial finansial
4. Eliminasi
  • Penurunan volume urine, urine yang pekat
  • Nocturia, diare dan konstipasi
5. Makanan dan cairan
  • Hilang nafsu makan, nausea,dan vomiting
  • Oedema di ekstremitas bawah, asites
6. Neurologi
  • Pusing ,pingsan, kesakitan
  • Lethargia, bingung, disorientasi, iritabel
7. Rasa nyaman
  • Sakit dada ,kronik / akut angina

8. Respirasi
9. Rasa aman
  • Perubahan status mental
  • Gangguan pada kulit / dermatitis
10. Interaksi sosial
  • Aktifitas sosial berkurang


H. Diagnosa Keperawatan yang Mungkin Muncul

  1. Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan iskemia jaringan jantung
  2. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen, adanya jaringan yang nekrotik dan iskemia pada miocard
  3. Resiko terjadinya penurunan cardiac output berhubungan dengan perubahan dalam rate, irama, konduksi jantung, menurunnya preload atau peningkatan SVR, miocardial infark
  4. Resiko terjadinya penurunan perfusi jaringan berhubungan dengan penurunan tekanan darah, hipovolumia
  5. Resiko terjadinya ketidakseimbangan cairan extra selular berhubungan dengan penurunan perfusi organ ( renal ), peningkatan retensi natrium, penurunan plasma protein

Terima kasih sahabat telah membaca artikel mengenai AsKep gagal jantung kongestif / CHF. Semoga artikel AsKep Gagal Jantung Kongestif ini bisa berguna serta bermanfaat.

Friday, 11 November 2011

Page Rank Google Update

Page Rank Google Update.Beberapa hari yang lalu sempat membaca beberapa postingan dari sobat blogger bahwa ternyata Page Rank Google Update bulan November ini.Karena belum lama bulan oktober kemarin Google juga sudah update.

Jadi teringat pertama kali Sehat Kita Semua mendapatkan PR1 yang waktu itu baru satu bulan lebih.Waktu pertama kali mendapatkan PR dari Mbah Google itu merupakan kejutan yang menyenangkan bagi saya karena saat itu belum lama terjun dalam dunia blogging dan mengenal dunia maya dengan segala isinya.

Page Rank Google Update

Alhamdulillah bulan ini Sehat Kita Semua naik kelas lagi dari PR1 menjadi PR2 .Memang blog yang masih perlu banyak belajar lagi ini senang bisa naik kelas lagi.Tentunya dengan PageRank Google Update ini akan berimbas pula kepada sobat bloger semuanya.Ada yang naik, ada yang turun dan ada pula yang masih stagnan.

Akan tetapi biarlah Google dengan Update Pagerank sendiri.Yang pastinya marilah kita terus berkarya dan berbagi kepada yang lain melalui artikel-artikel yang bermanfaat bagi yang membutuhkannya.Toh kita pun ngeblog bukan untuk mencari PR...Walaupun ada juga yang mengejar PageRank

Bagaimana dengan blog sobat semua..?Sobat bisa mengeceknya di PR Checker untuk mengetahui.Untuk yang naik selamat..kepada yang turun teruslah bersemangat dengan postingan yang baik dan bermanfaat.Ingatlah PageRank bukan segala-galanya...

Cukup sekian tulisan mengenai page rank google update ini.Sebenarnya tadi juga sempat bingung mau posting apalagi.Sedang tidak ada ide terus kepikiran ini yah jadi dibikin saja seperti ini.

Saturday, 5 November 2011

Mencintai Kaum Dhuafa

Mencintai Kaum Dhuafa
Alhamdulillah hari ini kita umat Islam sedang merayakan Hari Raya Idhul Adha 1432 H.Banyak kaum muslim yang setelah menunaikan shalat Ied lalu yang berkorban mendatangi ke masjid-masjid dan surau-surau untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban dan nantinya daging-daging itu dibagikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan termasuk di dalamnya adalah kaum dhuafa.Dan diantara bagian dari kaum dhuafa ini adalah anak-anak gelandangan, maka postingan kita kali akan akan sedikit membahas mengenai hal ini.

Perjalanan hidup ini berliku-liku.Pasang surut.Terkadang terasa enak namun juga kadang terasa tidak enak.Akan tetapi semua rasa itu tergantung bagaimana kita menyikapinya.Seperti tatkala menyaksikan anak-anak gelandangan yang seringkali kita lihat bertebaran di pinggir jalan, kalau pola pikir kita bermuatan ‘negatif’, maka kita akan melihat ‘sampah-sampah’ berkeliaran yang hanya membuat sesak di muka bumi ini.
Namun, jika muatan pola pikir kita positif, maka kita akan berfikir, kasihan akan nasib mereka yang tidak seberuntung kita.Kemudian kita akan mencari-cari cara bagaimana untuk memenuhi kebutuhan hidup dan sekolah mereka agar menjadi layaknya seorang manusia.


Dan diantaranya tandanya mencintai kaum dhuafa adalah kita akan menyisihkan sedikit rejeki yang kita dapatkan buat mereka.Sebab sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberikan ‘modal’ berupa kesehatan sehingga kita bisa bekerja, lalu Allah pula lah yang telah mengaruniakan hasil yang baik dari pekerjaan kita ini.

Penduduk Indonesia ini bejumlah kurang lebih 220 juta lebih.Katakan saja umat Islam di Indonesia negeri kita tercinta ini berjumlah 150 juta jiwa.kalau seandainya semua umat Islam di Indonesia mau menyisihkan 200 rupiah saja buat fakir miskin maka Indonesia telah mampu mengimpulkan uang 1,5 milyar dalam sehari.Bagaimana jika seminggu ? Setahun ? tentunya akan banyak sekali jumlahnya.Dan Indonesia akan menjadi negeri yang makmur.

Semoga dengan semangat berkurban kita akan lebih peduli lagi kepada saudara-saudara kita yang masih kurang beruntung ini.Mari kita implementasikan semangat berbagi ini dihari-hari yang akan datang dan bukan hanya pas hari raya Qurban saja.
Lalu bagaimana dengan pendapat sobat-sobat semua...Silakan memberikan pandangan atau pun komentarnya ya sobat...Terima kasih

Terima kasih sahabat telah membaca artikel mengenai Mencintai Kaum Dhuafa. Semoga artikel Mencintai Kaum Dhuafa ini bisa berguna serta bermanfaat.

Tuesday, 1 November 2011

AsKep Pasien Nyeri Dada

AsKep Nyeri Pasien Dada
Alhamdulillah mengawali hari pertama di Bulan Nopember ini kita akan kembali memposting mengenai Asuhan Keperawatan kembali.Postingan ini adalah postingan sambungan dari postingan pertama kali blog ini online di dunia maya yaitu Angina Pektoris.

Hal ini diangkat kembali karena gejala yang paling sering dirasakan pasien yang terkena serangan jantung ini biasa mengeluh nyeri dada.Silakan menyimak sahabat Asuhan Keperawatan Pasien Dengan Nyeri Dada


A. PENGERTIAN
  • Nyeri dada adalah perasaan nyeri / tidak enak yang mengganggu daerah dada dan seringkali merupakan rasa nyeri yang diproyeksikan pada dinding dada (referred pain)
  • Nyeri Coroner adalah rasa sakit akibat terjadinya iskemik miokard karena suplai aliran darah koroner yang pada suatu saat tidak mencukupi untuk kebutuhan metabolisme miokard.
  • Nyeri dada akibat penyakit paru misalnya radang pleura (pleuritis) karena lapisan paru saja yang bisa merupakan sumber rasa sakit, sedang pleura viseralis dan parenkim paru tidak menimbulkan rasa sakit (Himawan, 1996)

B. ETIOLOGI

a. Cardial
  1. Koroner
  2. Non Koroner
b. Non Cardial
  1. Pleural
  2. Gastrointestinal
  3. Neural
  4. Psikogenik (Abdurrahman N, 1999)


C. TANDA DAN GEJALA 

Tanda dan gejala yang biasa menyertai nyeri dada adalah :
  • Nyeri ulu hati
  • Sakit kepala
  • Nyeri yang diproyeksikan ke lengan, leher, punggung
  • Diaforesis / keringat dingin
  • Sesak nafas
  • Takikardi
  • Kulit pucat
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Mual, Muntah, Anoreksia
  • Cemas, gelisah, fokus pada diri sendiri
  • Kelemahan
  • Wajah tegang, m erintih, menangis
  • Perubahan kesadaran



D. PEMERIKSAAN PENUNJANG

a. EKG 12 lead selama episode nyeri
  • Takhikardi / disritmia
  • Rekam EKG lengkap : T inverted, ST elevasi / depresi, Q Patologis
b. Laboratorium
  • Kadar enzim jantung : CK, CKMB, LDH
  • Fungsi hati : SGOT, SGPT
  • Fungsi Ginjal : Ureum, Creatinin
  • Profil Lipid : LDL, HDL
c.  Foto Thorax
d.  Echocardiografi
e.  Kateterisasi jantung


E. PENGKAJIAN

1. Pengkajian Primer

a. Airway
  • Bagaimana kepatenan jalan nafas
  • Apakah ada sumbatan / penumpukan sekret di jalan nafas?
  • Bagaimana bunyi nafasnya, apakah ada bunyi nafas tambahan?

b. Breathing
  • Bagaimana pola nafasnya ? Frekuensinya? Kedalaman dan iramanya?
  • Apakah menggunakan otot bantu pernafasan?
  • Apakah ada bunyi nafas tambahan?

c. Circulation
  • Bagaimana dengan nadi perifer dan nadi karotis? Kualitas (isi dan tegangan)
  • Bagaimana Capillary refillnya, apakah ada akral dingin, sianosis atau oliguri?
  • Apakah ada penurunan kesadaran?
  • Bagaimana tanda-tanda vitalnya ? T, S, N, RR, HR?

2. Pengkajian Sekunder 

Hal-hal penting yang perlu dikaji lebih jauh pada nyeri dada (koroner) :
  1. Lokasi nyeri.Dimana tempat mulainya, penjalarannya (nyeri dada koroner : mulai dari sternal menjalar ke leher, dagu atau bahu sampai lengan kiri bagian ulna)
  2. Sifat nyeri.Perasaan penuh, rasa berat seperti kejang, meremas, menusuk, mencekik/rasa terbakar, dll.
  3. Ciri rasa nyeri.Derajat nyeri, lamanya, berapa kali timbul dalam jangka waktu tertentu.
  4. Kronologis nyeri.Awal timbul nyeri serta perkembangannya secara berurutan
  5. Keadaan pada waktu serangan.Apakah timbul pada saat-saat / kondisi tertentu
  6. Faktor yang memperkuat / meringankan rasa nyeri misalnya sikap/posisi tubuh, pergerakan, tekanan, dll.
  7. Gejala lain yang mungkin ada atau tidaknya hubungan dengan nyeri dada.


F.  DIAGNOSA KEPERAWATAN
  1. Perubahan kenyamanan nyeri (nyeri akut) b.d iskemia jaringan sekunder terhadap sumbatan arteri, inflamasi jaringan
  2. Perubahan perfusi jaringan (otot jantung) b.d penurunan aliran darah
  3. Intoleransi aktivitas b.d ketidakseimbangan antara suplai O2 dan kebutuhan metabolisme jaringan


G.  INTERVENSI KEPERAWATAN 

Prinsip-prinsip Tindakan :
  1. Tirah baring (bedrest) dengan posisi fowler / semi fowler
  2. Melakukan EKG 12 lead kalau perlu 24 lead
  3. Mengobservasi tanda-tanda vital
  4. Kolaborasi pemberian O2 dan pemberian obat-obat analgesik, penenang, nitrogliserin, Calcium antagonis dan observasi efek samping obat.
  5. Memasang infus dan memberi ketenangan pada klien
  6. Mengambil sampel darah
  7. Mengurangi rangsang lingkungan
  8. Bersikap tenang dalam bekerja
  9. Mengobservasi tanda-tanda komplikasi


Terima kasih sahabat telah membaca artikel mengenai AsKep Pasien Nyeri Dada. Semoga artikel AsKep Pasien Nyeri Dada ini bisa berguna serta bermanfaat.
 

Kesehatan untuk semua Copyright © 2012 Fast Loading -- Powered by Blogger